Mainan Baru

Well, jadi stay home housewife itu nggak selamanya enak yah. Enaknya sih, setelah melepas suami kerja kita bisa menggulung diri lagi di bawah selimut. Tapi habis itu ngapain dong? karena biasanya mata udah melek dari subuh dan kalaupun bisa tidur lagi paling jam 10 udah terang lagi mata ini. Kalau baby sudah lahir nanti mungkin bisa main-main sama dia yah. Tapi sekarang, seriously i don’t know what else to do. Masak buat keluarga di rumah mertua udah dikerjain sama mbak. Kadang saya suka iseng masak juga sih menjelang malam, karena suami paling cepat sampai rumah sekitar jam 7 malam. Waktu kosong dari siang sampai sore itu loh, ngapain dooong? Oops, kejadian juga nih kata-kata dari my former boss. Katanya saya nggak bakalan betah deh nganggur di rumah, waktu itu saya sih cuma senyum-senyum aja. Hegh.. kalau beliau baca postingan ini, bisa abis deeeeh diledekin hahaha.. 🙂

SO.. NGAPAIN DOOONG?

Eits, tunggu dulu, kemarin siang saya teringat sebuah website yang pernah dikirimi Emmy link nya via twitter. Sebuah (semacam) social media tempat ngumpulnya teman-teman yang punya hobi masak. Namanya Dapur Masak. Saya sempat buka dan membuat akun beberapa saat yang lalu. Sempat juga follow seorang teman di sana dan hampir setiap hari e mail saya dihampiri update dari dia. Rajin banget deh ibu ini update masaknya ;). But then sejak saat itu juga saya nggak pernah lagi buka website itu, apalagi update hahaha.. Nah, kemarin karena bosan akhirnya saya buka lah. Saya seperti menemukan dunia saya kembali. Hwaaa.. seru banget, di sana kita bisa sharing masakan dan juga curi-curi resep dari teman-teman yang lain. Dapur Masak juga menyediakan tempat untuk kita share foto step by step cara memasak. Ini kan yang selama ini saya lakukan di Multiply saya. I never do that again karena posting foto suka ribet kalau lewat wordpress 😀

Jadi selain update resep masakan di Unibee Kitchen saya juga mulai aktif di akun Dapur Masak saya. Yuk, teman-teman yang suka masak, boleh banget lho buat akun juga, dan jangan lupa follow saya yaaah hehehe 😀

Oh iyaaa.. kemarin saya juga buka-buka lagi akun multiply saya. Seperti yang ramai diributkan beberapa saat yang lalu, multiply akan menutup layanan blog mereka di bulan Desember nanti. Sudah mulai ada tuh tools untuk memindahkan data tersedia di sana. Ada pilihannya di bawah headshot kita (di halaman site yah, bukan home). Ada 3 pilihan di sana; tools untuk memindahkan data ke komputer kita, tools untuk memindahkan data ke blogger.com, dan tools untuk memindahkan data ke tumblr.com. Saya sudah coba ketiganya. Untuk import data ke komputer kok cuma file gambar aja ya yang pindah? how about my writings? hiks :'(. Untuk import ke blogger.com masih belum bisa nih, karena saya lupa password e mail yang saya pakai untuk membuat akun itu. Oh NO!! Terakhir untuk import ke tumblr.com kayaknya masih eror ya? Please deh multiply, kasih cara import semua data yang gampangan dikit dong.

Dan dari buka-buka multiply ini juga saya malah menemukan hobi lama yang sudah nggak pernah lagi saya lakukan sekarang. I used to love drawing dress, mwahahahaha… amatir banget sih. Tapi lumayan lah buat hitungan anak kecil. Here goes the picture of them:

Puhahahaha… lucu yah 😀 boleh di klik di masing-masing fotonya kalau mau tampilan yang lebih besar.

So, ibu-ibu sekalian. Kalian ngapain aja di rumah ya kalau suami kerja? bagi-bagi ide dooong..

Bee

Soft Boiled Eggs Gratin

Pagi-pagi posting makanan, apaaaa banget deh Asiah 😛

SO, I made this for yesterday’s lunch (lagi kedatangan tamu ye nggak usah protes deh :p). Sebelum bulan Ramadhan datang kemarin, saya sempat membuat saus bolognaise dalam jumlah yang cukup banyak. Niatnya sih buat menu sahur a la diet gitu ya. Bisa dicampur spaghetti atau dibikin jadi sup tomat hehe.. Tapi ya ndilalah saya malah ikutan makan apa yang keluarga saya makan juga buat saur. Udah mana setiap hari pasti sedia gorengan lagi, duh .. that’s my weakness. I just cannot resist gorengan, esp risol. Nom nom..

So, saya lihat masakan jenis ini di Masterchef Australia pekan lalu. Di tantangan 4 besar mystery box. Saat itu Jimmy yang memenangkan presure test di tantangan sebelumnya, dapet privilage untuk memilih semua bahan untuk dimasukkan ke dalam mystery box. Dan instead of masukin daging, ikan, or things like that, dia malah masukin bumbu-bumbu apaan tau yang kalau dari warnanya sih kayaknya bubuk kunyit dan teman-temannya gitu. Nah, waktu itu Garry bilang kalau mereka juga disediain telur, tepung dan bahan-bahan dasar lainnya di bawah meja pantry mereka. Di episode itu hampir semua kontestan bikin masakan yang sama, kecuali Adam. Dia take risk dengan bikin boiled eggs gratin ini. Saya udah ubek-ubek website Masterchef Australia tapi kok ya nggak nemu foto masakan Adam waktu itu. Huft..

Yah pokoknya begitu deh. Saya sangat tergiur sama bentuk penampakannya, dan kayaknya udah lama juga nggak makan telur, jadi deh bikin ini. Percobaan pertama telurnya masih terlalu matang, meskipun rasanya enak-enak aja tapi saya tetap penasaran. Akhirnya besoknya saya bikin lagi, dan voila.. i made it perfectly. Here goes the recipee 😉

Tempting, isn't it?

Recipee

2 eggs

2 drops of vinegar

2 tbsp pre-made bolognaise sauce

2 tbsp pre-made white sauce

quick melted cheese (or mozarella)

Soft Boiled Eggs Gratin

Letakkan telur di dalam panci dan isi panci dengan air sampai telur tenggelam lalu tambahkan 2 tetes cuka. Taruh di atas api sedang dan masak sampai air mendidih. Ketika air sudah terlihat menggelegak tunggu sampai kurang lebih 1.5 menit lalu angkat telur. Rendam telur di dalam air es dan diamkan. Kuliti telur dengan hati-hati karena tekstur telur masih sangat lembut.

Di mangkuk keramin, tuangi sedikit white sauce di dasar mangkung lalu lapisi dengan 1 sdm saus bolognaise. Setelah itu letakkan kedua telur di tengah mangkuk dan lapisi kembali dengan white sauce dan saus bolognaise. Terakhir parut keju sampai menutupi permukaan mangkuk keramik dan panggang di dalam oven selama kurang lebih 15 menit sampai seluruh saus matang dan keju meleleh.

Sajikan ketika hangat. And there you have it, a nice meal to eat at lunch. I enjoy every bite and hope you try it at home. Good luck on the kitchen 😉

Bee

Yes, I Am On Diet!

Oh yeaah… and i spent big money on that already hahaha… 😛 Okay, maybe not THAT big, but big enough that i only spend my two weeks holiday at home. Saking abisnya itu duit jatah jajan 😛

Jadi ceritanya beberapa hari yang lalu saya dipaksa ikutan senam sama ande. Di tempat senamnya ada timbangan berat badan, waktu saya nimbang i was really shocked ngeliat angka yang dituding-tuding sama pointer timbangannya. Berat badan saya kembali lagi ke masa di mana bentuk badan impian hanya bisa dilihat di angan aja. Yup, saya dulu pernah genduuut banget! coba nanti saya cari lagi deh fotonya. Then di tahun 2006 saya sakit paru-paru, yang menyebabkan berat badan saya turun drastis sampai 15 kilo. Saat itu rasanya kayak mimpi banget tiap berdiri di depan cermin. Selalu bertanya-tanya kok bisa yah orang yang ada di bayangan itu muncul di hadapan saya.

Setelah dinyatakan sembuh, nafsu makan saya yang semula minus tiga (saking nggak selera makan) jadi bertambah lima belas (saking balik ke doyan makan). Karena merasa udah punya badan segitu bagusnya ya, saya cuek aja makan banyak hahahaha… awalnya sih jadi bikin badan keliatan lebih baik, karena terlihat semakin sehat. Tapi kemudian jadi semaaakin sehat dan semaaakin ‘sehat’. Ujungnya kemarin waktu saya dan teman-teman guru pergi rafting di sukabumi, saya melihat foto-foto selama di sana dan my GOD who the hell is that huge girl smiling odd-ly to the camera 😥 Ditambah lagi adegan timbangan di awal tadi. I really have to cut the un-healthy food i used to eat every day, yes! everyday. Like gorengan, ayam tepung, dll.

Kemarin saya belanja ke supermarket, kesetanan nyari-nyari makanan sehat yang masih bisa saya makan. Since i hate the taste of that odd vegetables and fruits. Sekarang, sudah enam hari ini saya beramah tamah dengan makanan di bawah ini:

This all for breakfast
Labeled Yoghurt. Biar nggak disentuh-sentuh sama orang rumah hahaha.. *pelit*
Lunch for day 3: Udon with shrimp and shitake mushroom
lunch for day 5: Wheat noodle with ebi furai and mushroom soup

Pertanyaannya adalah.. bagaimana saya bisa mempertahankan ini semua pas masuk kerja nanti. Dan bagaimana saya bertahan dengan godaan dan gangguan bapak saya yang hobi banget memenuhi kulkas dengan makanan berlemak tinggi. Huuffftt…

Bee

American Risoles

Naaah ini akhirnya berhasil juga bikin american risoles. Kemarin ande pesen snack untuk acaranya hari ini. Pesan 2 makanan dengan budget tertentu, masing-masing 25 pieces. Awalnya bingung mau bikin apa, tapi akhirnya diputuskan untuk bikin Choco brownie dan American risoles. Dan ini dia resep risolesnya 🙂

American Risoles (untuk 10 pieces)

American Risoles

Bahan (kulit)

  • 2 butir telur
  • 1 cup tepung terigu
  • 1 sdt garam
  • 1sdm minyak goreng
  • 1 1/4 susu cair
  • 2 butir telur, kocok lepas
  • tepung panir

Bahan Isi

  • Smoked beef
  • 2 butir telur rebus (yang sudah di-scramble)
  • keju cheddar, potong dadu
  • Mayonaise

Cara membuat (kulit)

  1. Pecahkan dua butir telur, lalu kocok lepas.
  2. Masukkan tepung, garam, minyak dan susu.
  3. Kocok semua bahan sampai membentuk adonan kulit.
  4. Panaskan wajan anti lengket (yang ceper)
  5. Olesi wajan dengan minyak
  6. Tuangi 1/3 cup adonan ke bagian tengah wajan, lalu sebarkan adonan melebar sehingga membentuk kulit yang tipis.
  7. Masak sekitar 30 detik, sampai adonan sudah terlihat matang (tidak perlu sampai berwarna coklat)
  8. Balik adonan dan masak sekitar 30 detik.
  9. Angkat.

Cara membuat (risoles)

  1. Letakkan kulit di piring ceper.
  2. Isi dengan mayonaise, daging asap, telur, dan keju.
  3. Gulung kulit hingga isi terbungkus sempurna.
  4. Gulingkan risoles ke telur kocok, lalu bungkus dengan tepung panir.
  5. Sisihkan risoles ke dalam wadah, dan lakukan sampai semua kulit habis.
  6. Panaskan minyak di wajan anti lengket.
  7. Goreng risoles sampai kulit matang dan kecoklatan.

Sepertinya hampir semua orang suka risoles gaya baru ini, saya juga, suka banget malahan hehe.. 😀 Seneng banget, karena sekarang sudah bisa bikin kulit risoles yang nggak ketebelan lagi. Thanks a bunch buat mbak Nia dan bapak yang ngasih beberapa tips tips 😉 Patrick, kamu mau?? 😀

Happy cooking, goodluck on the kitchen…

-bee-

Dak Kang Jung

Is basically a sweet and crispy chicken wings. Saya menemukan resep makanan ini dari Maangchi, sebuah website cooking tutorial masakan Korea di youtube. Saya salah satu fans website tersebut. Nggak seperti cooking tutorial lainnya, untuk masakan Korea ini saya lebih suka menontonnya daripada membuatnya sendiri, karena bahan-bahan yang jarang bisa ditemukan di sini. Tapi, nggak untuk masakan yang satu ini. I found it really doable dan bahan-bahannya nggak susah dicari.

Masakan ini cocok banget untuk kudapan anak sekolah, atau appetizer acara arisan, atau bahkan makanan iseng untuk nonton final AFF pekan depan. UHUK #kode 😛 So, here goes the recipee…

DAK KANG JUNG (Sweet and Crispy Chicken Wings)

 

Dak Kang Jung

Bahan

(Crispy Chicken Wings)

  • 10 buah sayap ayam (dibagi tiga, buang bagian paling ujung)
  • 1/4 cup tepung terigu
  • 1/4 cup maizena
  • 1 butir telur
  • 1 sdm garam
  • 1 sdm merica bubuk

 

Bahan (Saus Manis)

  • 1/2 cup jahe (kupas kulitnya dan potong tipis)
  • 1 cup air
  • 2 sdm kecap asin
  • 1 cup gula palem
  • 1 cup corn syrup
  • 1/4 cup cuka
  • kacang (saya memakai mede)
  • cabe merah kering (saya pakai bubuk)

 

Cara membuat Crispy Chicken wings

  1. Taburi ayam dengan garam dan merica lalu aduk hingga merata.
  2. Campur ayam dengan telur, tepung terigu dan tepung maizena.
  3. Masak ayam pada minyak panas sampai tepung dan ayam matang.
  4. Angkat dan tiriskan.
  5. Setelah beberapa saat, masukkan kembali ayam ke dalam minyak panas hingga menjadi benar-benar kering dan kecoklatan.

Cara membuat Saus Manis

  1. Rebus 1 cup air, lalu setelah mendidih masukkan jahe.
  2. Masukkan kecap asin, gula paem, dan cuka, biarkan sampai mendidih.
  3. Setelah mendidih, masukkan corn syrup.
  4. Masak hingga saus mengental.
  5. Setelah saus siap, masukkan ayam dan kacang mede. Aduk hingga saus merata di seluruh ayam.
  6. Angkat dan taburi dengan cabe merah kering yang sudah dicincang halus.
  7. Sajikan

Saya sempat membawa ayam ini ke sekolah dan menjadi salah satu hiburan perut saat sedang stress mengurusi raport siswa dan acara Chinese Week yang saya ketuai. Banyak guru juga menyukainya. You guys really should try making it sometime 🙂

-bee-