What’s Up?

Dan resmi 2 bulan sudah blog ini nggak di-update *sigh*

Aduh maaf yaaa siapapun yang baca blog ini (if any :P) foto lebaran itu sudah sekian lama terpajang di halaman pertama blog ini. Sungguh membosankan hahaha.. but here i am, updating again😀

So, what’s going on in my (and Reza’s) life these past two months? err so much really. Banyak banget perubahan yang terjadi, terutama perut saya yang semakin hari semakin terlihat maju, balapan sama perut Reza yang sejak zaman pacaran dulu sudah maju😛 We are 5 months pregnant next week. Saya masih ngalamin mual-mual kecil yang kadang nggak bisa ditahan akhirnya keluar jadi muntah. Mana tuh yang bilang mual-mual cuma dateng pas trimester pertama, sini saya unyel-unyel kepalanya haha.. Saya udah masuk bulan kelima kok ya masih aja sensitif sama bau-bau an, dan baru beberapa hari yang lalu muntah malam-malam gegara Reza ngebahas opor tahu dan siomay. Tapi memang sih pengalaman nggak mengenakkan itu sudah banyak berkurang. Dan sekarang saya sudah bisa masak-masak lagi, karena dapur di rumah baru (masih rumah ande dan bapak kok :D) nggak menghasilkan bau-bau aneh kayak di rumah Gema.

Sejak (sekitar) seminggu yang lalu saya sudah bisa merasakan gerakan-gerakan kecil dari dalam perut saya. It was amazing! saya nggak ingat kapan tepatnya, tapi suatu hari tiba-tiba saja seperti ada gelembung menari-nari dari dalam perut. Saya pikir masuk angin loh. Tapi kok besoknya ada lagi, truss ini beda. Walaupun belakangan saya memang gampang banget masuk angin, tapi ini kok muncul terus tiap malam. Tiap saya berubah posisi tidur, gelembung-gelembung itu menari-nari lagi, akhirnya saya diam sejenak untuk berusaha mengenali gerakan itu. And it was our baby. Besoknya saya tanya ande, dan ande pun bilang itu gerakan bayi kami. Rasanya terharuuuu banget dan lega karena gerakannya lumayan agresif. At least i know he/she is alive in there. Reza juga kelihatan seneng banget setiap saya bilang bayinya lagi gerak-gerak, dia langsung taro telapak tangannya di perut saya, and the baby is still, diem aja gitu. Hahahaha… anak kami suka banget ngerjain bapaknya, dia tau bapaknya super jail😛

Perubahan besar kedua adalah, I’m resigning. Saya sudah resmi berhenti mengajar sejak awal September lalu. Sebenarnya pertimbangan berhenti mengajar sudah muncul dari sebelum libur lebaran. Kehamilan saya agak berasa berat, apalagi waktu itu sempat muncul flek segala. Serem. Tapi sejujurnya berat banget bagi saya meninggalkan anak-anak dan teman-teman di sana. I love teaching, i love my students. And my fellow teachers, they are the best. Mereka nggak cuma partner kerja, mereka sudah seperti keluarga saja. Days at school doesn’t feel like working at all (well except maybe those lesson plans and report deadline thingy haha :P) it was so much fun. Ketemu sama anak-anak yang setiap hari adaaaa aja tingkahnya, ketemu teman-teman guru yang nggak beda jauh kelakuannya sama anak murid haha.. (behind teachers room close door only LOL), mendampingi anak through special days dan special week. Banyak banget yang hilang dari hari-hari saya sejak saya resign. Tapi ini memang yang terbaik, both buat saya dan sekolah. Hopefully someday saya bisa kembali mengajar di sana lagi😀 So, resmilah saya jadi housewive sejati, istri yang menunggu di rumah.

Perubahan besar selanjutnya adalah pindah rumah. No, belum kok belum rumah saya dan Reza sendiri. It’s my parent’s home that’s moving (sounds wrong). Yah, masa kontrak di rumah lama sudah berakhir, dan ande sudah nggak lagi mau tinggal di sana. Jadilah kami gotong royong memindahkan segala isi rumah ke sebuah rumah yang Insya Allah lebih baik. Lebih besar, lebih banyak sinar matahari yang masuk, lebih terang, dan tentunya lebih gerah😛. Terbiasa tinggal di rumah yang memang sudah di-desain untuk AC free (asli loh, rumah lama itu adeeem banget walaupun nggak pakai AC. Konon katanya si pemilik rumah adalah pasangan yang nggak begitu suka ruangan ber-AC) kami jadi agak ketar-ketir di rumah baru ini. Apalagi saya yang sedang hamil begini. Saya sebenarnya juga nggak terlalu suka kamar yang pakai AC, tapi kipas angin? duh.. musuh bebuyutan dari dulu😦 Ya sudahlah, demi kenyamanan anak kami nanti, maka menabunglah kami sekarang untuk beli AC. (Dan mobil yah Yang :D) *teuteup*

Big changes last *but definitely not least* adalah Reza Alhamdulillah sudah mulai bekerja lagi. Well walaupun selama ini dia nggak pernah menganggur sih. Tapi hari ini adalah hari pertama Reza bekerja (untuk sebuah perusahaan) kembali. Saat resign kemarin, sempat ada rasa bingung (insecure?) untuk menjalani hari-hari ke depan. Sejak selesai project di Jambi bulan April yang lalu, Reza mengisi hari-harinya dengan mengurus keuangan toko Herba-nya ande. Dikasih gaji juga, tapi jauh di bawah UMR, judulnya juga bantu-bantu emak mertua😀 Waktu itu kami masih tenang-tenang saja, toh masih ada pemasukan dari saya. But then saya hamil dan memutuskan untuk berhenti bekerja. Reza dapat tawaran bekerja dari Oom-nya untuk sebuah project di Solok-Sumbar. Hati saya mencelos. Rasanya belum cukup waktu saya berdekatan dengan dia (LDR is really such a hard thing to live with) masih berat bagi saya untuk pisah lagi. Akhirnya dengan berat hati we didn’t take the job. Gaji terakhir mengajar saya betul-betul dieman-eman, Alhamdulillah THR lebaran juga masih ada. But then dua minggu yang lalu Reza kembali dapat tawaran bekerja, dibaca-baca job desc nya, saya yakin dia mampu. Apalagi lokasi kerja masih di Jakarta (meskipun nun jauh di Tanjung Priok sana). Kirim CV dan wawancara, hari kamis kemarin we got the call. Reza diterima. Alhamdulillah, banyak yang bilang ini adalah rezeki anak kami. Tapi memang sejak menikah, rezeki selalu datang untuk kami. Saya bersyukur sekali kepada Allah, rasanya begitu banyak cinta dicurahkanNya untuk keluarga kecil ini. Pagi ini, meskipun sempat susah banget bangun karena kepala rasanya berat banget😦 untuk pertama kalinya saya mengantarkan Reza untuk bekerja. Si cengeng ini sempat merasakan perih-perih sedikit di daerah hidung dan mata (menahan luapan haru).

ThankYOU ALLAH for giving me such a precious new life. This is more than i ever pray. I remember two and a half years ago, i almost giving up. I thought my life will never be better. I thought i will never be loved by someone like Reza do. I thought i will never be this happy. Alhamdulillah. ThankYOU ALLAH🙂

Bee

2 thoughts on “What’s Up?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s