A Tiny Big Surprise

Teruntuk teman-teman pengusung hashtag #sitijangandiam yang sekarang hanya berbunyi di groups whatsapp. Here goes, me spreading the news😉

It all started one sunday morning two weeks a go, saya mengintip salah satu apps di hape yang berjudul My Calendar. Di aplikasi tersebut saya bisa memantau siklus datang bulan dan surprisingly the app could predict my period cycle accurately. Bulan Juni yang lalu, aplikasi tersebut memprediksi saya akan datang bulan pada tanggal 10, and voila the exact June 10 i got my period. Saya nggak perlu lagi menyilangkan semua tanggal di kalender secara manual, everything is surely easier these days.

Tapi tanggal 8 Juli kemarin saat saya seharusnya kembali datang bulan, it did not came out. Padahal saya sudah memakai pembalut untuk seharian itu. *ehem, permisi pembahasannya agak perempuan sekali ya*😀. Saat itu saya masih berpikir, well.. aplikasinya tidak seakurat yang saya kira. Namun kemudian saat sampai tanggal 10 Juli saya masih juga bersih. Saya mulai curious, could it be…

Hari itu (tanggal 10) saya mengajak suami membeli test pack. Suami saya sempat menolak, katanya tunggu sampai kamu telat satu minggu. Hello.. itu bisa bobok mules setiap hari deh gegara penasaran. Setelah bujuk-bujuk, akhirnya setuju juga dia.

Atas: Percobaan pertama | Bawah: Percobaan kedua

Seperti gambar di atas, saya membeli dua jenis test pack. Yang satu cuma berupa kertas lakmus, yang kedua serupa pulpen. Percobaan pertama saya lakukan tepat paginya setelah membeli. Hasilnya sudah berupa dua garisan, tapi yang satu samar sekali. Saya tanya ande, beliau nggak tahu menahu tentang ini. Katanya zaman dulu ande nggak pake test pack segala, langsung aja ke dokter. Ya sudah sore nya tanya mama Yvonne. Katanya saya hamil. I am blushing at that time, tapi masih ragu-ragu. Di percobaan kedua lah akhirnya saya yakin, sudah muncul dua garis jelas di sana. Saya langsung meminta persetujuan suami untuk buat appointment sama Obgyn di RS. Hermina Depok. Suami langsung meng-iya kan.

Waktu pertemuan saya dengan Obgyn baru bisa dilakukan 3 hari setelah percobaan kedua itu. Saya memilih dokter Mutia karena dulu adik saya (Azizah) juga memilih dia. Banyak teman yang menyarankan untuk pilih Dokter Nel, tapi mendengar berapa lama kita harus buat appointment kalau mau periksa sama Dokter Nel, saya urung. Kali ini yang penting USG awal dulu, i just want to know what is happening on my womb right now.

Hari selasa kemarin saya ditemani suami, ande, dan si bungsu Nisah (ahoy rame yah) mengunjungi Dr. Mutia di Hermina. Saya dapat antrian nomor dua. Saat datang Dokter Mutia masih belum ada di tempat. Antrian satu per satu mulai datang. 15 menit setelahnya akhirnya Dr. Mutia pun tampak. Saat nama saya dipanggil, i can not put away the smile from my face. I just too excited to see the result. Setelah menjawab beberapa pertanyaan dari Dr. Mutia, diminta berbaringlah saya di tempat tidur USG itu. And there you go…

I spot that thing on the screen, saya bahkan nggak bisa menggambarkan bagaimana bentuknya, apalagi perasaan saya. Saat Dokter Mutia bilang “Ini baru berupa kantung janin ya…” lalu klik klik klik, dokter pencet-pencet sesuatu. “Usianya 6 minggu” tambahnya lagi. Saya bengong, hah? enam minggu? kok prediksi Jijah dan aplikasi My Pregnancy di hape saya bilang usia kandungan saya masih 5 minggu ya? Oh well.. berapapun usiamu di dalam sana nak, tumbuh yang sehat ya… Bunda di sini berusaha untuk menjaga kamu selalu. Bujuk ayah untuk mau anter dan jemput bunda ke sekolah dong, biar bunda nggak perlu lagi naik motor hehehe😀

Dokter Mutia melarang saya mengkonsumsi duren (hmm.. not my favourite fruit), kambing (apalagi ini), Soft drink (i don’t drink this kind of fluid on my daily basis either), tape atau nanas (not my fave food also), dan yang terakhir kopi. Nah yang terakhir itu saya masih terus minum, tapi yang herba. Oh how i love you kopi radix *ketjup basah*

Setelah ada kepastian dari Dr. Mutia, saya menyebarkan kabar ini lebih luas dari sebelumnya. Tujuannya adalah untuk meminta doa teman-teman dan kerabat agar kandungan saya bisa tumbuh sehat dan normal. Karena saya pun percaya, pastinya karena doa banyak orang jugalah benih ini tumbuh. Setelah beberapa bulan pasca menikah sempat gagal terus😀. So, doakan kami ya teman-teman, doakan anak yang ada di dalam kandungan saya tumbuh sehat dan sempurna.

Have a nice day people😉

Bee

 

 

 

4 thoughts on “A Tiny Big Surprise

  1. Asiah, selamat ya
    semoga persalinannya lancar
    *hening sejenak*
    eh, sebelumnya smoga kehamilanya lancar dan kelak persalinannya lancar trus anaknya menjadi hermesian junior yg hebat😉

  2. Asiaaaaah! lama gak main ke blog tau2nya ada berita bahagia. congratulations dear! semoga lancar sampai lahir nanti. uyeeeey aku jadi tanteee! *lumpat2 bahagia*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s