Superb Weekend

Tadi siang sebuah e mail masuk ke inbox saya, yang ternyata adalah e mail permohonan moderasi komentar dari wordpress untuk komentar dari Dansapar ini:

Hahaha.. miris juga bacanya. Memang iya sih, sejak menikah rasanya jarang banget menulis di sini. I think i know why tapi ya sudahlah hahaha..

Okay back to the topic, weekend ini serasa seperti honeymoon lagi😀. Pada pesta pernikahan kami kemarin, kami mendapatkan hadiah satu voucher menginap di Hotel Kartika Chandra dan makan malam di Jakarta Restaurant – The Dharmawangsa Hotel. Weekend kemarin kami pakai keduanya sekaligus.

Kami sudah sering sekali melewati hotel Kartika Chandra, lokasinya dekat sekali dengan rumah orang tua Reza. Tapi belum pernah mencoba menginap di sana, yang saya tahu hotel ini sudah lama sekali berdiri. Sebelumnya saya sempatkan browsing-browsing gambar dan review dari orang-orang yang pernah menginap di hotel ini. I just want to know what kind of room we will staying at. Not everybody gave a good review, kebanyakan dari mereka menyatakan hotel ini terlihat kurang perawatan. Well, melihat suami saya yang komplain tentang banyak hal di hotel ini (padahal dia bukan orang yang suka komplain), kami memberikan nilai satu dari 5 bintang untuk semua hal di hotel ini.

Malamnya, setelah reservasi satu hari sebelumnya, kami berangkat ke Hotel Dharmawangsa untuk makan malam. Hotel Dharmawangsa terlihat sangat megah dan eksklusif. Jika di Hotel tempat kami menginap pintu masuk hanya dijaga oleh beberapa satpam, di hotel ini kami bahkan harus melapor terlebih dahulu sebelum pintu gerbang hotel dibuka. Seperti akan masuk ke Istana Negara saja *lebay*.

Tiba di lobi hotel, ke-eksklusifan itu masih kental terasa. Saat pintu masuk dibuka, saya melihat seorang perempuan berjalan anggun dengan gaun indahnya. Saya melirik pada pakaian yang saya dan suami kenakan, well let’s just say we wear who we are😀

Sampai di restaurant kami disambut seorang resepsionis berpenampilan anggun dengan seragam baju orange dan bawahan batik. So neat. Dia langsung mengenali kami sebagai tamu dari bapak Haryadi, salah satu teman Mama Yvonne yang memberi kami hadiah voucher makan malam tersebut. Seorang pelayan mempersilahkan kami untuk duduk di sebuah sudut dekat jendela. Pelayan tersebut segera menjelaskan menu makanan hari itu, saya jujur saja merasa sangat asing dengan suasana tersebut, auranya terasa sangat intimidatif. This restaurant seems too out of our league. Setelah memilih menu buffet (instead of Ala carte) kami ditunjukkan menu utama hari itu. Untuk pertama kalinya saya melihat bentuk asli Foie Gras, hati angsa itu lho.

Le Starters

Namun sebelum menyantap main dish kami dibawa ke meja starter berisikan begitu banyak pilihan sayuran untuk salad dengan beragam dressing. Ada juga scallop dan king prawn sebagai proteinnya. Saya ambil hampir semua macam sayuran dan semua dressing. It all taste sooo good, the vegetables are sooo fresh. I was overwhelmed.

Le Main Dish

Setelah menghabiskan para starters tersebut, kami kembali ke ruang kecil tempat main menu disajikan. Untuk proteinnya, ada lamb rack, ribeye, dan lobster. Untuk karbohidratnya ada nasi goreng dan potato gratin, untuk sayurannya ada tumis sayuran dan sup bunga kol atau cauliflower. Saya ambil hampir semua pilihannya, hanya lamb rack dan foie gras yang nggak mampir ke piring saya. Porsi makanan yang ada di piring suami saya jauh lebih sedikit dari yang terlihat di piring saya. When i asked why, katanya dia tahu kalau saya nggak akan mampu menghabiskan semua yang saya ambil. It turned out i ate it all. So sory honey, nggak sering-sering aku dapetin makanan semewah itu ahahaha.. *ndeso*

Le Dessert

Antusiasme saya yang membuncah pada main menu berpindah pada suami saat kami menghampiri meja dessert. Unlike him, i don’t really like sweets. Reza doyan sekali makanan (dan minuman) manis-manis. He’s gone crazy seeing so many variation of pies on the table. Dari empat pilihan pie, Reza memilih Cherry Pie dan Lemon Pie masing-masing satu slice. Ditambah lagi kiwi sorbet dan vanilla ice cream dengan peach dan chocolate topping, lengkap dengan crunchy almond slices. Saya, setelah menolak untuk menyesal karena nggak mengambil dessert sama sekali, akhirnya memilih satu scoope vanilla dan strawberry ice cream yang saya berikan vanilla dan chocolate topping, tentu saja nggak lupa crunchy almond slices itu. The almond made everything perfect.

Di sela-sela sesi makan tersebut saya dan suami menduga-duga harga yang harus kami bayar seandainya hari itu kami tidak mendapatkan hadiah voucher. My husband said it could be more than a million rupiah, i almost fainted hahaha.. Beruntung banget Pak Haryadi berbaik hati memberikan hadiah ini, we cannot thank him enough. Lunaslah sudah satu wish di bucket list saya hehe😀

Sepulang dari Jakarta Restaurant, kami mampir dulu ke Planet Hollywood untuk membeli tiket film The Avanger. Kata Reza, sayang banget udah nginep tetanggaan sama bioskop tapi nggak nonton. Lagipula kami memang sudah menunggu-nunggu film ini. The movie was hilarious, i love it. Di beberapa bagian lucu, di mana saya dan penonton lainnya tertawa, Reza tak bergeming, Hmmm..😐 Di akhir film saya merenung, kenapa yah saya suka sekali film-film superhero dan hal-hal khayal semacam itu. Waktu kecil dulu saya suka sekali serial Wonder Woman dan Batman. Meskipun plot ceritanya begitu-begitu saja (kalah dulu di tengah lalu menang kemudian :D) tapi nggak pernah absen saya tonton. Sekarang muncul Lord of The Ring dan Harry Potter, lalu ada X Men Trilogy dan terakhir ini The Avanger. Ah.. exciting! Lalu saya sampai pada satu kesimpulan bahwa ketertarikan saya pada superhero tersebut lebih karena saya senang melihat kejahatan dikalahkan dengan telak. Apalagi kalau kalahnya benar-benar konyol seperti adegan Loki dibanting bolak balik sama Hulk di film ini. It gives me hope that somehow bad people, lose🙂

Have a nice weekdays everybody🙂

Bee

* The Avangers movie picture taken from here.

3 thoughts on “Superb Weekend

  1. “auranya terasa sangat intimidatif. This restaurant seems too out of our league.”

    Just so you know, everybody there is intimidated – by everyone else. Never believe that anything is out of our league.

    And yeah, Hulk is my new favorite hero!

    • Hmm.. That’s my dad used to tell me. There are some things that’s out of our league, or maybe i just not used to it?

      The presence of such high-class aura that intimidate me, no? There has to be by somebody?

  2. hahahaha….
    akhirnya ada postingan lagi
    *minta dikeplak trus diseret ke Jakarta Restaurant*

    btw, adegan loki dibanting2 itu klimaks bgt. hahaha.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s