He’s In Town

I’ve been counting this day to come. And it’ finally here. Yeay!

Sejak sebulan yang lalu, Reza memang sudah memberitahu kalau dia sudah membeli tiket Jambi-Jakarta untuk tanggal 24 Agustus 2011. Sudah sejak lama juga saya ingin sekali menjemputnya di bandara. Sebenarnya nekat juga sih, mengingat selama ini saya nggak pernah pergi ke bandara sendirian. Dan awalnya Reza bilang mama dan papanya juga akan menjemput hari itu. Saya senang dong, jadi bisa ikutan nebeng hehehe😀

Tapi sayang, beberapa hari sebelum kedatangannya, Reza bilang lagi kalau mama papa nya nggak jadi jemput. Yaaahh.. jadi nggak ada tebengan dong😦 Tapi niat saya untuk menjemput nggak lantas surut. Tapi kemudian datang lagi satu kendala. Reza nggak mengizinkan saya menjemput kalau cuma sendiri. Nahloh, mau pergi sama siapa dong kalau begitu? Mulailah kebingungan.

Saya mengerti sih, Reza sebenarnya kuatir ada apa-apa sama saya selama perjalanan ke bandara dan menunggunya di sekitaran bandara sendirian. We’ve talked about that earlier. Tapi entah kenapa saya masih teguh sama niat saya itu. Well actually there’s a reason for that.

(Kira-kira) satu minggu sebelum tanggal 24, Yudith -adik perempuan Reza- bbm saya untuk memberi tahu kalau pada hari kedatangan Reza itu, mereka sekeluarga ingin memberi sedikit kejutan. Dengan mempersiapkan acara makan-makan (lengkap dengan kue ulang tahun, untuk merayakan ulang tahun Reza di tanggal 9 Agustus) dan mengundang beberapa teman dekat Reza. Saya bertugas untuk mengajak beberapa teman-temannya, sedangkan Yudith dan keluarganya bertugas (apalagi kalau bukan) mempersiapkan makan-makannya hehehehe😀

Nah! dari niatan itulah kemudian saya berfikir. Wah, bakal rame dong hari itu? Saya nggak punya banyak waktu untuk ngobrol-ngobrol melepas kangen dong sama dia. Satu-satunya quality time berdua, ya di jalan pulang dari bandara itu kan? Nah, maka dari itu saya insist datang untuk menjemput. Walaupun paginya tiba-tiba saja saya kena flu. Haish..

Setelah membujuk-bujuk dan disuruh Shalat dulu sama Reza untuk cari petunjuk. Akhirnya Reza memberikan izin juga (setelah minta saran salah satu temannya). Yeay.. jadilah kemarin saya pergi sendirian ke bandara naik Damri dari pasar minggu. Sempat diserang ketakutan juga saat diajak ngobrol sama orang asing di bandara. Sempat merasa agak bingung juga dan seperti butuh adaptasi setelah ketemu dengan Reza lagi. Sempat hampir tertipu naik taksi dengan argo amburadul, sebelum akhirnya memilih naik bluebird. Tapi akhirnya kami selamat tuh sampai rumah. Reza terlihat senang sekali saat mendapati satu per satu teman dekatnya datang untuk menyambut kedatangannya.

Yang pasti saya akan memanfaatkan waktu yang tidak banyak ini untuk bersama Reza. Sebelum akhirnya dia kembali ke Jambi untuk melanjutkan pekerjaannya. Welcome home baby. It’s nice having you around again ♥

Bee

 

One thought on “He’s In Town

  1. Pingback: And So It Was… « A Happy Ending Seeker

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s