Second attempt of Chicken Pox and Monopoly Game

Sejak beberapa hari yang lalu (kayaknya hampir seminggu deh) muncul bintik-bintik merah di sekitaran kaki saya. Dipikir itu hanya karena gigitan nyamuk aja, tapi emang aneh banget sih karena baru keluar sekarang, padahal pengalaman digigit nyamuk udah dari kapan tauk. Then bintik-bintik mulai menjalar ke sekitaran leher, tangan, dan bahkan tulang rahang. Bingunglah saya. Setelah ditanyakan ke ande, jawabannya bikin saya bengong sendiri. Kata ande saya ketularan Annisah yang beberapa saat lalu kena cacar air. Hyeee?? bukannya udah pernah kena ya dulu banget?

Jadi ternyata sodara sodari, diketahui dari info seorang teman di twitter, kemungkinan seseorang terkena cacar air untuk kedua kalinya bisa saja terjadi kalau pertama kali kena dulu adalah sebelum tahun 1995. Kalau begitu ketika usia saya sekitar 15 tahun. Ya tentu sajalah saya termasuk dalam kalangan tersebut. Jadi yang awalnya nggak percaya, sekarang saya pasrah saja. Jadilah nggak boleh ngajar sampai kurang lebih seminggu ke depan.

Sedih banget deh, seminggu ke depan itu saya kan berencana untuk memberikan games-games pada siswa. Truss  belum lagi ada penyambutan kunjungan siswa dari Malaysia di mana saya  menjadi MC-nya. Sekarang (untuk ke sekian kalinya) saya harus mengeram diri di kamar, berharap wifi rumah nggak kacrut hingga bisa mencapai kamar saya di depan. Setidaknya nggak bengong-bengong amat jadinya.

Pada postingan ini saya juga mau berbagi tentang permainan yang sempat saya modifikasi sedikit sebagai pengajaran tentang mata uang.

Sejak dua pekan yang lalu, saya mengajar materi mata uang Cina (renminbi) pada siswa grade 8. Agar pembelajaran nggak membosankan dan bisa berkesan cukup dalam buat anak-anak (tujuannya sih biar anak-anak bisa mengingat materi ini untuk waktu yang lama) saya berencana mengajak mereka bermain monopoly.

Permainan ini pastinya sudah cukup akrab di telinga kita. Waktu kecil dulu saya sering memainkannya bersama saudara-saudara sepupu ketika liburan sekolah. Nah, setelah bertahun-tahun kini saya lupa dengan metode permainannya. Setelah googling ke sana ke mari, akhirnya ingatan saya kembali terbuka. Mempertimbangkan kesesuaian permainan dengan mata ajar yang ada, saya merasa perlu untuk membuat tools sendiri. Jadilah kemudian saya membuat peraturan, board, dan mata uang sendiri.

Pekan lalu saya mengubah kelas menjadi pabrik uang hahahaha..😀 anak-anak saya suruh menggunting berlembar-lembar imitasi uang kertas dan koin yang sudah saya buat. Mereka sempat mengeluh karena yang harus dipotong memang banyak sekali. Tapi saya senyum saja mendengar aspirasi mereka, toh akhirnya mereka selesai juga menggunting😛

 

siswa menggunting imitasi uang untuk modal😀

Setelah membuat uang sebagai modal masing-masing siswa, saya kemudian menjelaskan peraturan permainan. Lalu waktu pelajaran habis, permainan baru bisa dilakukan pekan ini. THEN saya kena cacar, gagal dong semua rancana. Makanya sedih banget kan😦

 

Papan permainan yang saya buat sendiri

Papan di atas saya buat hanya untuk alat ajar saja, mengadaptasi dari papan yang selama ini ada. Saya buat sendiri dengan menggunakan excel. Berikut file nya –> monopoly . Kamu bisa download file .xls nya dan memodifikasi sesuai dengan kebutuhan. Kalau bingung, boleh buka-buka wikipedia dulu untuk membaca peraturan permainannya.

Akhirnya sekarang saya harus membuat penjelasan materi mata uang yang lebih mendalam lewat slide power point. Semoga anak-anak mengerti materinya, karena seminggu lagi mereka UTS. Which remind me that i haven’t finish making soal UTS. Yeaaakkk.. seru abis sakit kali ini, buaanyak yang harus dikerjain.

Have a great monday everybody, jangan dekat-dekat saya dulu ya, nanti ketularan😛

Bee

6 thoughts on “Second attempt of Chicken Pox and Monopoly Game

    • aku juga nggak nyangka nih bisa ketularan, kemarin udah santai-santai aja satu kamar bareng Nisah, karena kupikir kan udah pernah kena. Eh.. ternyataaa takdir berkata lain, huww huwww😦

      Mungkin karena kondisi aku yang lagi nggak fit kali ya Jie, jadi gampang kemasukan alien alien jahat😛

    • serunya emang pas bikin-bikin inovasi kayak gini Jie, soalnya bahasa Mandarin kan bukan hal yang mudah untuk dipelajari, truss nggak semua anak menganggap pelajaran ini penting😦

      Jadi ya gurunya harus putar otak sampe keblinger untuk cari perhatian siswa, kasian bener yak? LOL *ketawa miris*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s