Kaleidoskop 2010 (#2)

Nah… mari kita lanjut lagi nostalgia 2010 nya..😉

Launching I Love You Friends

My Second Book😉

Kalau tahun 2009 lalu tulisan saya sempat diterbitkan menjadi salah satu side-story di novel Bunuh Diri Massal karya Fajar Nugros dan Alanda Kariza, maka tahun ini salah satu tulisan non-fiksi saya dimuat dalam salah satu antologi berjudul I Love You Friends. Kalau buku pertama diterbitkan oleh Ufuk, nah buku kedua ini diterbitkan oleh Penerbit tempat saya kerja dulu, Lingkar Pena Publishing House.

Buku ini berisikan kisah-kisah persahabatan semua penulisnya. Saya menuliskan tentang Wiya, sahabat saya di Sastra Cina UI. Saya belum sempat memberikan buku itu untuk Wiya, karena belum sempat ketemu lagi, setelah lebih dari satu tahun😦 Liburan ini semoga saya bisa punya kesempatan ketemu Wiya lagi. Amin..

 

Launching Hermes E Magazine

First Edition of Hermes E Magazine

Di tahun ini pula, saya dan teman-teman HERMESIAN berkomitmen untuk terus menulis. Dan untuk menjembatani komitmen ini, kami membuat sebuah e magazine yang diterbitkan dua bulan sekali. E magazine pertama kami bertemakan (apalagi kalau bukan) cinta hehehe..😀 mengingat selama ini cerita-cerita yang kami buat nggak jauh-jauh dari tema tersebut. Bluesummer Project tentunya nggak bisa dilupakan. Sepertinya sudah menjadi trademark tersendiri, di mana karya The Hermes akan lalu dibarengi soundtrack dari BlueSummer Project. Lagu yang kamu dengar di blog ini adalah salah satu soundtrack dari E magazine terakhir kami yang bertajuk Hermes Duets. Saya gagal menulis di E magazine edisi ini😦 Entahlah, belakangan ini saya jadi nggak pernah lagi menulis fiksi. Fiksi terakhir yang saya buat di tahun ini adalah cerpen yang dimuat di Hermes For Soccer, berjudul “Surga di Telapak Kakiku Sendiri”. Untuk bisa men-download semua seri Hermes E Magazine, kamu bisa KLIK DI SINI.

 

Another Recording Session

muka aneh😀

Seperti yang sudah saya jelaskan di poin sebelum ini, Hermes E Magazine selalu punya soundtrack yang digarap oleh Endy Daniyanto sebagai salah satu otak dari BlueSummer Project. NAH.. untuk soundtrack Hermes For Soccer (di mana fiksi terakhir saya di muat), hampir semua personil The Hermes ikut sumbang suara. Proses rekamannya sangat menyenangkan, kami berkumpul di rumah Endy dan memasukkan ide-ide kami semua ke dalam lagu ini. Lagunya sendiri sudah sangat catchy, ditambah lagi warna suara masing-masing yang punya keunikannya sendiri. Juga sebuah ending yang bikin ketawa-ketawa sendiri “harus jadi juara!” *uhuk, paging Danang*😀

Akhirnya, setelah sekian lama nggak masuk studio, saya rekaman lagi. Hmm.. menulis poin ini, saya jadi kangen sama Dila, pengen banget nerusin project kami yang terputus beberapa tahun yang lalu. Semoga Allah memberikan rezeki untuk kami meneruskan kembali project itu. Amin🙂

 

Cooking Cooking Cooking

Uni Bee Kitchen😀

MASAAAKKK.. aah senangnya di tahun ini saya jadi sering sekali memasak. Di rumah sekarang sudah ada wifi, jadi saya bisa dengan leluasa browsing resep-resep masakan. Apalagi waktu bulan-bulan awal pemasangan dulu, jadi karena waktu itu adalah bulan promo, koneksi wifinya jadi canggiiih banget. Wuzz wuzz wuzz.. asli highspeed abis. Jadi aja saya rajin download youtube cooking tutorial. Ada kalanya saya ingin sekali meniru masakah eropa, atau Jepang, atau belakangan ini jadi penasaran sekali sama masakan korea.

Lalu, beberapa kali juga saya menerima pesanan. Keseringan sih pesanan brownies yang kata teman-teman saya rasanya ciamik😀 Truss sempat juga dengan nekatnya menerima pesanan 70 pieces lemper ayam, padahal belum pernah sama sekali mencoba resepnya. Itu 100% nekat. Kebanyakan dari pengalaman masak saya tulis di blog ini juga kok. Kamu juga bisa klik page Masak Yuuuk di blog ini untuk lebih cepat mencarinya. Atau kategori Cookery🙂

 

Azizah’s Pregnancy

Okee.. setiap pasangan pastinya mendambakan seorang anak yaaa… Awalnya Jijah dan Imam nggak getol-getol banget pengen cepet punya anak. Soalnya Jijah masih harus menyelesaikan Ko’as nya. Tapi waktu bulan ramadhan yang lalu Imam menghabiskan seluruh liburannya di Solo, ya jadilah selesai lebaran si Jijah hamil hehehe..😀 Jijah sempat ambil cuti selama 3 bulan di awal-awal kehamilannya. Dia menghabiskan waktu cuti itu di Jakarta, seneng deh dia jadi sering ke rumah. Kita masak-masak bareng deeh.. Tapi sekarang Jijah udah balik lagi ke Solo, melanjutkan Ko’as nya. Ya Allah berikan kesehatan pada kandungan Jijah. Oh, i can’t wait to see my first ‘keponakan’. Mereka panggil aku apa ya?? most of my ‘keponakan’ sih manggil saya ‘tuo’ wich dalam bahasa Padang artinya TUA, mengingat saya adalah cucu paling tua di keluarga. Meeehhh.. can’t i ask them to call me ‘Auntie Bee’??

 

Hermes For Charity Vol 2

Hermes For Charity Vol.2

Belum lama ini, Indonesia kembali dilanda bencana bertubi-tubi. Diawali oleh banjir bandang di Wasior, lalu meletusnya gunung Merapi di Magelang. Rasanya sedih dan miris banget setiap lihat berita di TV. Ironis, di mana Wasior tenggelam oleh air dan lumpur, sedangkan Magelang diratakan oleh lava dan api. Menyambung pengumpulan dana charity melalui Hermes For Charity di akhir tahun lalu, tahun ini Hermesian kembali menerbitkan Hermes For Charity #2 bertajuk 4 Elemen. Di project kali ini, kami membuka kesempatan semua teman untuk menulis di sini. Begitu banyak cerita yang masuk, dan cerita-cerita tersebut ditulis dengan luar biasa oleh mereka yang luar biasa juga. Dikemas langsung oleh Jia dan Astrid, dengan desainer kaver Lala Bohang, Hermes 4 Elemen ini tampil sangat berbeda dari versi awalnya. Terlihat lebih neat dan proper. Memang beda yah, kalau sesuatu sudah dipegang oleh ahlinya😀

Saat ini saya dan teman-teman sedang mencari sponsor untuk bisa menerbitkan E book ini ke dalam bentuk buku. So far yang memesan sih sudah lumayan ya. Semoga ada sponsor yang berbaik hati mau membiayai project ini, sehingga untuk pertama kalinya The Hermes akan menerbitkan sebuah buku. Waaah.. i’m so excited🙂

 

All About China

All About China

SETELAH SEKIAN LAMAAA… lepas dari pekerjaan arranging some event, akhirnya kemarin saya tercemplung lagi dalam job desc ini. Saya menuliskan semuanya di beberapa postingan lalu. Seru juga sih ya akhirnya terlibat dalam kepusingan macam itu lagi, tapi kalau boleh memilih, saya mendingan jadi MC (saja, tok) deh daripada harus gubrak-gubrak juga di belakang panggung kayak begitu😦 I think enough for me doing that kind of job during my high school, college, and working at the publisher time. Would somebody passing me some other job? pliss..

 

My First AFF final match EVER

Garuda di Dadaku

AHA!!! akhirnya nonton bola bareng rame-rame😀 Yang awalnya saya mau ikut nonton di stadion sama Reza, sampai akhirnya nggak dibolehin sama ande, truss ternyata Reza dan teman-temannya juga gagal dapet tiket, dan akhirnya kami nontonnya lesehan di Plaza Indonesia. Saya danReza sempet cekcok kecil tuh masalah nonton bareng ini. Saya sempat berfikir kalau Reza ogah ngajak saya karena mau menikmati moment bersama teman-temannya, sedangkan Reza sebenarnya ogah mengajak saya karena dia kira saya nggak dukung Timnas. HOW ON EARTH DID HE COME WITH THAT IDEA?? bingung saya. Memang iya sih saya nggak suka nonton bola. Tapi tentu saja dong saya dukung timnas, memang siapa lagi yang mau saya dukung? Malaysia? Filiphina? Thailand? maan… kalaupun saya harus mendukung tim lain, sepertinya Jepang, Inggris, atau Perancis adalah pilihan yang lebih tepat. Mengingat saya pengen banget berkunjung ke tiga negara tersebut. Dan itu bahkan nggak ada sama sekali hubungannya dengan tim sepakbola mereka. Seriously… i don’t really care about that. Tapi saat sampai pada nasionalisme, ya tentu saja dong saya dukung negara saya sendiri. I love batik you know😛 (nah sekarang saya kedengeran seperti cewek bego hahahaha…)

Setelah gagal nobar pertandingan final pertama (yang kita kalah, yang lokasinya di Malaysia itu, yang katanya Malaysia Cheat using laser itu), akhirnya saya bertekad harus ikut nobar final yang ke dua. Siangnya saya pergi ke rumah Tasya, dia bilang mau curhat tentang sesuatu. Truss sorenya jemput Louise di rumah Mano. Tasya, Saka, Louise dan saudara-saudaranya mau nobar di apartemen salah satu dari mereka. Reza lewat bbm Tasya bilang kalau Rahne mengajak nobar di Kuningan VIllage, akhirnya saya ikut mereka. Ya nggak mungkin juga sih tiba-tiba nimbrung sama Tasya dan sodara-sodaranya, aneh abess. Karena Kuningan Village sudah penuh, akhirnya venue berganti ke Plaza Indonesia. Ada sebuah layar besar di sana. Kita nonton sambil lesehan.

Saya menikmati pertandingan itu, meski kadang suka nguap juga sih hehe..😀 Sebenarnya saya tahu cuma keajaiban yang bisa membuat Timnas kita mencetak 5 gol hari itu, di mana Malaysia pastinya akan main aman dengan mempertahankan gawang mereka tanpa perlu terlalu gencar melakukan serangan-serangan. Karena mereka sudah unggul 3 angka. Tapi saya saja berhasil menunggu keajaiban datang di awal tahun ini, kenapa nggak saya lanjutkan saja sampai akhir tahun? Alhamdulillah Indonesia unggul di pertandingan itu, walaupun nggak cukup unggul untuk bisa membawa pulang piala AFF. Tapi bisa selalu konsisten masuk final selama tiga kali berturut-turut adalah sebuah prestasi lho. Semoga di kesempatan mendatang Timnas kita bisa mengaum lebih gahar lagi. Dan lagu Indonesia Raya membahana nggak cuma di Jakarta dan sekitaran GBK, tapi juga di seluruh penjuru provinsinya.

And by that time come, maybe i’ll be watching the match with my husband and our first child. Amiiinn….

Well.. sekian dulu ya Kaleidoskop 2010 nya, sepertinya nggak banyak hal besar yang saya buat. Nggak banyak prestasi saya ukir😦 Semoga tahun depan bisa lebih lebih lebih lebih baik lagi. Amin…

HAPPY NEW YEAR EVERYBODY

-bee-

2 thoughts on “Kaleidoskop 2010 (#2)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s