Piknik Indonesia Mini

I’ve been wanting this trip for so long (if you consider 3 months is long ;)) since me and Reza join our friend’s social event in Taman Mini. Waktu itu saya langsung teringat dengan kunjungan terakhir saya ke sana dengan semua anggota keluarga saya. Itu sudah luaamaaaa buaangeeetttt.. saya nggak akan pernah lupa bagaimana bahagianya saya waktu itu. Bahkan sejak saat itu saya sudah memasukkan taman mini ke dalam daftar tempat menarik untuk dikunjungi kapanpun dengan siapapun. Berulang kali saya usulkan tempat ini ke teman-teman untuk lokasi jalan-jalan, tapi jaraaang banget yang mau. Padahal banyak banget loh hal menarik yang bisa kita lihat di sini.

Destination #1 – WC Umum

Beseeer… beseeerrr… begitu sampai TMII, saya langsung beser. Sayang sekali kamar mandi di terminal kereta gantung lagi direnovasi, akhirnya kami harus berjalan dulu ke depan Museum Indonesia dan WC umum ini menerima sumbangan wajib, dua ribu rupiah saja untuk membuang hajat kecil. Hmm.. parkir motor aja sekarang gopek mas, ini kok buang-buang bayar 2000?? well, tanya kenapa๐Ÿ˜‰

Destinantion #2 – Of course KERETA GANTUNG

inside kereta gantung

Hehehehe..๐Ÿ˜€ Saya emang berulang-ulang kali merengek mau naik kereta gantung sama Reza dan baru kemarin itu tuh kesampaian. Dengan tiket seharga Rp. 25.000,- per orang saya rasa lumayan lah ya bisa melihat keseluruhan Taman Mini bolak-balik. Saya agak pusing juga di atas sana tapi tentu saja saangaat menikmati pemandangan yang ada. Satu hal yang terlihat menarik dari atas adalah rumah adat papua dan Snow Bay, ada paus terdampar bok di TMII๐Ÿ˜›

Destination #2 – WC umum (lagi) –> inside Museum Indonesia

Kali ini Reza yang mules. Dan berhubung WC yang ini ada di dalam Museum Indonesia, maka berkelilinglah kami. Ini seru bangeeettt… ada 3 lantai museum. Di lantai dasar kita disuguhkan pakaian adat dari berbagai macam provinsi. Lebih masuk ke dalam, kita akan bertemu dengan alat-alat musik tradisional. Di desktop penjelasan tentang alat musik gamelan, saya melihat beberapa tombol di bawah gambar alat-alat gamelan. Normally, sepertinya kalau tombol itu ditekan akan keluar suara dari alat musik tersebut. Tapi sayang, saat saya coba untuk tekan kemarin itu, nggak ada suara apapun keluar dari sana. Begitulah TMII, a forgotten treasure island. Coba kalau dirawat, tempat ini bisa jadi 1000 kali jauh lebih menarik daripada Grand Indonesia.

tombol hijau itu yang saya maksud

Berlanjut ke lantai dua, kita akan bertemu dengan kerajinan tangan dan alat-alat bertani, melaut dan sebagainya. Ada juga diorama-diorama model acara adat seperti nujuh bulanan, turun tanah, khitanan, penobatan datuk, dan sebagainya dan sebagainya. Di lantai paling atas, kita akan disambut pohon kehidupan. Juga ada koleksi mata uang Indonesia dari duluuuuu sampai sekarang. Kita bisa lihat lho saat uang setengah roepiah masih berlaku dan berwujud uang kertas hoho..๐Ÿ˜‰

.

Destination #3 – (kalo nggak salah) Rumah adat Maluku

bento anyone??๐Ÿ˜‰

Ini sih sebenarnya cuma mau numpang makan aja hahahaha… Sejak awal saya memang berniat untuk bawa bekal dari rumah. Saya bawa satu porsi nasi merah untuk Reza dan ramen untuk saya (i don’t really like rice). Lalu sebagai lauknya saya bikin udang mayonaise dan oyakodon, sesuai dengan request si boss Reza. Rasanya nikmaaat banget makan bekal sendiri kayak gitu, juga hemat tentunya. Saya nggak tau ya harga makanan di sana seperti apa, tapi kami menemukan aqua botol 1.5 liter seharga 8k while normally it’s only 3,5 k, only on TMII. Traktak dussss…

Destinantion #4 – Museum Reptil

Main sama ulaaaarrr yeeaaayyy (sok berani) hahahahaha… OK, sejak pet day dan kedatangan komunitas DERIC ke sekolah kemarin itu, saya jadi pengeeen banget main sama reptil lagi. So, museum ini haruslah dikunjungi. Harga tiket masuk adalah 10 k per orang, kita akan menemukan berbagai macam spesies aneh. Mulai dari kura-kura (atau) buaya, komodo, ular-ular berbisa, anakonda *ngarep*, kura-kura moncong babi, sampai ular yang eksis abis bok.. bisa dilihat dari gadget yang sedang di-charge di dalam sangkarnya. Err… Mr. Snake, may i ask your number please?๐Ÿ˜›

Ada juga ular yang sedang menyantap makan sorenya, seekor anak ayam. Saya masih bisa melihat kaki anak ayam tersebut bergerak-gerak di moncong si ular. Lalu tak jauh dari ular itu, seekor anak ayam lagi sedang menangis meratapi nasibnya. Saya nggak tau lagi deh trauma macam apa yang sedang dia alami saat itu, tapi can u imagine facing your death right in front of you, while the predator is enjoying your friend’s head? what the?? >.<

kura-kura (atau) buaya

Destinantion #5 – Home

OK.. museum reptil adalah lokasi terakhir yang sempat kami kunjungi. Dengan membayar 8k per orang di pintu gerbang utama, saya mendapatkan begitu banyak hal menarik. Sayangnya transportasi di sana sangatlah minim. Mobil keliling yang berfungsi semacam angkot (bayar lagi bok 3k per orang) cuma beroperasi sampai jam 4 sore. Saya dan Reza baru keluar museum reptil jam 4 sore, dan sudah nggak ada lagi mobil keliling yang mau mengangkut kami. Refusing ojek, berjalanlah kami berdua ke pintu gerbang utama. Lumayan yah.. ngos-ngos an juga hahaha.. Kami sempet duduk-duduk dulu sebentar di pinggir danau Indonesia, anginnya enak bangeeeettt… bikin pengen bobok. Kami bergabung dengan para pasangan dari berbagai era di sana. Di saat yang lainnya mengobrol seru dan bersayang-sayangan, kami… potong kuku. Hehehe…๐Ÿ˜€

Yah.. berakhirlah piknik Indonesia Mini nya. Next destinantion would be, monas, sea world, Tokyo tower, Chinese great wall, Eifell tower, and so on and so on.. AMIIN..๐Ÿ™‚

-bee-

note: sebenarnya di depan (dekat terminal kereta gantung) ada tempat penyewaan sepeda. Ada juga yang sepedanya nyambung gitu, bisa dua sampai empat sambungan (aduh lupa namanya apa), jadi saran saya lebih baik sewa sepeda itu aja dari awal, jadi nggak bingung kendaraan keluarnya. Jalan kaki lumayang bikin gempor hahahaha..๐Ÿ˜€

4 thoughts on “Piknik Indonesia Mini

  1. Asiah,,,keren blog ny…
    Cie…jalan2 k TMII yah… jd pgn nih…
    ceritany memadu kasih yah???
    gw jg mau k Tembok besar cina, swiss, Eiffel Tower.apa bareng aja?ato kita ketemu d sana…
    gw tunggu d RT 08 RW 3 yah… hahaha…

    • waahhh…. ada mister hypnotheraphy๐Ÿ˜‰ thanks for the visit pak hehehe…

      Iyaaa… seruuu. Banyak banget yang bisa dikunjungin di sana, sayang banget transportasinya terbatas. Sip sip, ayo keliling duniaa hohohoho…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s