He’s Just Not That Into You

Saya menemukan film ini di Menteng, pulang pengajian sama Dila. Haha!! Jadi keinget percakapan setahun yang lalu sama si Anji:

Saya
Gee, I’m confuse.. gue deket sama cowok ini, tapi gue bingung gimana harus ngartiin semua sikap manis dia ke gue selama ini

Gee
Emang gimana sikap dia ke loe Bee?

Saya
Dia baik Gee, I knew by looking his eyes that he likes me

Gee
How could you be that sure??

Saya
Well, I just knew. My feelings said so

Gee
You, girls always do that. Feeling terus sih yang diandelin

Saya
Tapi biasanya memang feeling kita yang paling bisa dipercaya Gee

Gee
Truss, kenapa loe masih nelfon gue untuk minta pendapat?

Saya
Because I need a second opinion. Dan gue tau loe pasti akan ngomong jujur sama gue. So… tell me what do you think about him??

Gee
OK, tell me about him

Lalu mulailah saya bercerita tentang pertemuan kami (saya dan mantan yang dulu masih calon pacar- bukan si Gee). Hari-hari yang saya lewati bareng dia. Yah.. sebuah fase pedekate gimana sih??? Huehueuheuhue… semuanya tuh masih indah dan bikin deg-deg an banget. Saya rasa waktu saya bercerita sama Gee itu, jantung saya pasti juga deg-deg an, tapi sekarang?? Hweleeh.. pa kabar deh mantan

Gee
OK.. truss apa yang membuat kalian nggak pacaran aja?

Saya
Karena orang tua gue mau jodohin gue sama sodara gue

Gee
Bee, come on!! Ini tahun berapa??

Saya
Welcome to my world Gee

Gee
OK!! Jadi cowok itu nggak nembak-nembak loe karena alasan itu??

Saya
Maybe, how could I know??

Gee
Bee, sooo sorry to say, tapi gue berani bilang kalo He’s not that into you

BLARRRR…. Rasanya langit runtuh saat itu juga. Awalnya saya nggak bisa terima sama kata-kata Gee itu. Tapi beberapa bulan setelahnya saya TOTALLY NGERTI dan bahkan kalimat itu juga yang membuat saya yakin waktu akhirnya putus sama mantan saya itu.

He’s Not That Into You!!! Sounds Familiar??

Gimana saya mau nggak langsung grab DVD film ini dan langsung tonton di rumah?

Here goes the review

E.N.J.O.Y

He’s Just Not That Into You

Cast             : Ginnifer Goodwin, Scarlet johansson,Kevin Connolly, Bradley cooper, Justin Long, Ben Affleck, Jennifer Aniston, Jenifer Connelly, Drew Barrymore.
Director    : Ken Kwapis
Writer         : Abby Kohn & Mark Silverstein

Connor – Gigi – Alex
OK.. Film ini diawali dengan adegan blind date antara Gigi dan Connor. Di sini kita bisa langsung liat kalo Connor nggak tertarik sama sekali sama si Gigi, sedangkan Gigi keliatan ngebet banget. Yang cewek pulang dengan kepercayaan diri terlalu tinggi kalo si cowok naksir dia juga, sedangkan yang cowok malah langsung nelfon cewek lain bahkan sejak beberapa langkah pisah sama Gigi. Well that was Ironic #1.

Setelah berhari-hari nunggu telfon dari Connor yang of course udah mulai sibuk ngedeketin cewek lain, Gigi pun nekat pergi ke Café tempat Connor biasa hang out, berharap bisa nggak sengaja ketemu Connor lagi. Well, di sinilah dia ketemu sama Alex yang notabene adalah temen satu apartemen Connor yang kasihan sama Gigi yang jelas-jelas dia tahu udah dilepeh dari kapan tau sama si Connor (maafkan kemubaziran kata ‘yang’ saya pada kalimat tadi temans ). Berawal dari Cuma ngasih Gigi masukan-masukan tentang arti sikap cowok-cowok yang ngedeketin dia, Alex perlahan-lahan malah terbiasa dengan keberadaan Gigi dan jatuh hati. Tapi… dia terlalu gengsi untuk ngaku –apalagi pas ditodong sama Gigi- dan akhirnya diapun kehilangan Gigi. That’s Ironic #2

Janine – Ben – Anna
Allrite, Anna dan Ben ketemu di sebuah supermarket. Dari Cuma lirik-lirikan biasa, mereka malah sama-sama jatuh hati. Meanwhile sebenernya Ben itu udah punya isteri, and she is Janine. Ben memang sebenarnya belum begitu siap dengan pernikahan, dia terpaksa menikahi Janine, karena si pacar ini pernah mengancamnya untuk menikahinya atau putus. Ben, yang saat itu ketakutan ya memilih untuk nikah lah. Tapi apa yang terjadi setelahnya? Dia malah ketemu sama Anna yang diperankan oleh Scarlet Johansson (I KNOW!! I KNOW!! Who could resist her??). Anna nggak keberatan dengan status Ben yang sudah menjadi suami orang, that bitch still have an affair with him!! (ouch mind my words ). Lalu… bagaimana kelanjutannya?? That’s will make the Ironic #3.

Beth – Neil
Oh maaaaayyyyy Gat!! Ini nih pasangan yang bikin saya siriiiiiiik banget. Yang meranin Neil itu adalah Ben Affleck yang langsung jadi my celebrity sweetheart by the second I see him in this movie. Jujur yah, saya nggak pernah sebegitu meltednya sama akting seseorang. Tapi Ben Affleck cukup ciamik memainkan perannya sebagai Neil. Tatapan matanya itu lhooo.. kok bisa yah setulus itu. Saya nggak mau cerita APAPUN tentang kisah pasangan ini, biar bisa jadi The Ironic 4 hahahaha!!!

Anna – Connor- Mary
Ohohoho… kasihan Connor. Tau nggak? Cewek yang dia telfon setelah beberapa langkah pisah sama Gigi di awal film tadi nggak lain nggak bukan adalah Anna. Dia emang dah lama naksir sama Anna kayaknya, dan blind date sama Gigi justru bikin dia makin yakin kalo yang dia mau selama ini adalah Anna. Sedangkan kita semua juga tau kalo si Anna ini adalah seekor BITCH yang lagi sibuk affair sama suami orang. Tapi, Tuhan emang Maha Adil, karena Connor ini akhirnya dipertemukan oleh seorang wanita cantik bernama Mary, yang juga sempet dideketin sama seekor BITCh berjenis kelmin jantan.


Truss endingnya gimana?? Yah, seperti film-film kebanyakan lah, yang baik-baik akhirnya menang, truss penjahatnya gigit jari. Mwahahaha… gak percaya?? Tonton aja sendiri.

Saya capek temans, mau minum teh dulu. Ntar malem nonton lagi aaahhh hehehe..

..Cheers..

-bee-
270509

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s