Melepasmu – Video Klip

Haaa… Akhirnya saya sempet nulis lagiii… Sometimes 24 hours a day wasn’t enough for us huh?? ;p
Allrite… kalau selama ini saya menulis review tentang buku yang saya baca atau film yang saya tonton, kali ini saya coba sajikan sesuatu yang berbeda. Review ini saya tulis sebagai janji saya pada seorang teman, like… When was it Gee?? A week a go?? Hehe.. Sorry Gee, it’s the -what a full working load-thing ;p Here goes my very first video clip review.. Enjoy ^^

Melepasmu (The Review)

Judul Klip : Melepasmu
Band : DRIVE
Sutradara : Eugene Panji

Pernah nonton video klip DRIVE yang baru?? Kata teman saya, minggu lalu lagu ini menduduki peringkat kedua a.k.a runner up MTV ampuh, so kamu bisa tongkrongin acara ini dan berharap DRIVE masih eksis di sana untuk bisa liat video klipnya hehe ;p

well, actually kalau saya nggak browse video ini lewat youtube, mungkin sampai sekarang saya masih belum melihatnya secara full version. Teman-teman yang saya tanyakan hal yang sama dengan pertanyaan saya di paragraf pertama kebanyakan bilang kalau baru sempet lihat setengah-setengah, dan here goes their opinion:

Wiya (my -miss u so much- bestfriend) : nggak ngerti gue Sa, apaan ya?? Cuma si Aji bawa-bawa kamera truss nge shoot satu orang cewek, gitu doang yang gue tangkep..
Jijah (my sister) : Pokoknya ujung2nya kebakaran aja kak..
Gee (him self) : nggak bisa ditonton setengah2 Bee, harus tonton full version biar ngerti.
Dila (My partner in crime) : Apaan sih maksudnya??
Asiah (lah? Ini khan saya ;p) : keren…
Dila (lagii??) : Absurd ah..

Soo… Kenapa saya bisa bilang keren?? Karena saat pertama kali saya tonton video ini secara seksama, i think i know what DRIVE trying to say here.. Pas saya tonton ulang, saya semakin yakin kalau pesan ‘itu’ yang ingin mereka sampaikan. Tapi, untuk menghindari prasangka ‘sok tahu’, akhirnya seminggu yang lalu saya tanya aja langsung sama Gee, hasilnya?? Dia bilang gini: “harusnya semua orang bisa menilai klip itu secara cerdas seperti lo Bee, cool ^^” yippy… Akhirnya semakin pede lah saya menuliskan review ini.

Jadi, temans… Ini lho yang DRIVE dan Eugene Panji ingin sampaikan di klip ini (in my opinion siih, ralat ya Gee kalo salah):

Adegan #1 : The sketch
Untuk adegan orang menulis dan menggambar sketch, saya sih menilai bahwa ini untuk menggambarkan perasaan kalut dan bingung si tokoh. Tulis, hapus, tulis, coret, tulis lagi… Kebingungan abis khan tu orang?? ;p

Adegan #2 : The Party Crowd
Adegan ini adalah untuk menggambarkan kehidupan hedonis yang sebentar lagi akan dimasuki oleh si tokoh. Kehidupan malam yang penuh dengan keriuhan, hanya tawa, dan kegiatan-kegiatan gila yang sebenarnya nggak perlu. Like, minum air langsung dari pitch berisi entah air apa dan seekor ikan kecil, secara bergantian. what was that?? What’s the point?? Well i think it’s just for fun, but yet stupid ;p

Adegan #3 : The arrival
Here comes Anji and his girlfriend to join the crowd. Anji datang dengan muka amat sangat masam, menggambarkan sebuah penolakan. Sedang pacarnya terus menariknya untuk masuk dengan wajah yang riang gembira. “Oh.. Come on, you’re my boyfriend.. it’s my life that u entering, so… Welcome to my life” begitu kiranya pikir si perempuan. Tapi, apa Anji menyukai itu?? Well u will know by looking his face ;p

Adegan #4 : The Shoot
Nah, di sini saya menangkap suatu pesan tersirat di video klip ini. Ngapain sih si Anji pake bawa2 digicam dan nggak berenti2 nge shoot si pacar?? Kalo cuma buat narsis-narsisan, kenapa pula mukanya kudu nggak ngenakin gitu?? Well menurut saya, digicam itu mewakili memori Anji. Dia ingin merekam semua detail tentang perempuan ini sebagai kenangan nantinya. Kenapa kenangan?? It’ll bring us to..

Adegan #5 : The Fire
Karena pada akhirnya Anji membulatkan tekadnya untuk meninggalkan perempuan ini untuk selamanya. Di klip ini, digambarkan dengan adegan Anji yang membakar pacarnya dan teman2 hedon nya, sekaligus digicam yang dia pakai tadi. But of course he already kept the DVD with him.
“semakin ku menyayangimu, semakin ku harus melepasmu dari hidupku” begitu liriknya. So, it’s the love that made him a killer. But sometimes we must do such things to save our life isn’t it ;p

ada satu adegan yang menurut saya to twiiitt dan itu adalaaahhh…

Adegan #6 : The friendship
Setelah menyiram bensin (atau minyak tanah sih?? Ya itulah pokoke) ke sekujur pacar dan teman2 pacarnya yang sudah terkapar letih. Sebelum menyulut api, Anji terlebih dahulu membangunkan teman2 DRIVE nya dan mengajak mereka keluar dari sana. So sweet that they didn’t forget to bring the bond of brotherhood in this clip. DRIVE kompak banget siihh… Sampe si Anji nggak tega ngebunuh temen2nya sendiri. Ya eya lah, besok2 mau ngeband sama siapa dia?? Solo karier?? Well i don’t think so hehe ;p

Lalu sebagai penutupnya…
A BIG BOOOOMMM… ALALA BOOM BOOM (ehehe, just kidding guys ;p) meledaklah lokasi bersenang-senang itu.

Pesan keseluruhan dari klip ini :
Terkadang, kita harus berani mengambil keputusan untuk meninggalkan seseorang atau sesuatu yang sangat kita cintai, kalau ternyata mereka membawa pengaruh buruk bagi kita. Bagaimanapun juga, at the end, it’s ourself that have the bigest responsibility to things that happened and will happen to us. Tapi, jangan lupa untuk terus menebarkan kebaikan, dan selamatkan mereka yang kita sayangi selagi kita bisa. Simpan semua pengalaman itu di dalam memori kita. Karena suatu saat nanti, saat kita kembali lemah, kita dapat memutarnya kembali dan mengerti, mengapa kita harus meninggalkan mereka.

Pesan tambahan dari Gee:
Jadi pada saat kita ‘berhubungan’ sama seseorang, kita gak cuma berhubungan sama dia aja, tapi sama semua hal2 yg ada di sekelilingnya, termasuk kebiasaan dia dan teman-temannya….

Keren banget khan?? Gimana tayangan selama kurang lebih 3 menit itu bisa memuat pesan yang begitu banyak dan dalam. Nggak semua video klip menyajikan sesuatu yang kayak gini, some of them are made by leam theme. So… standing ovation for DRIVE and Eugene Panji.. Ditunggu karya2 selanjutnya… ^^

Buat Gee: Gue masih belom punya album baru loe Gee, even MP3nya masih belom ada di playlist gue. So sorry, bukannya nggak cinta nih… Tapi gue khan nunggu gratisan dari loe wekekekekek ;p Btw, kapan gue terima undangan merit loe??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s