Evangelion 1.0: You Are (Not) Alone

Setengah jam setelah Timecrime, film evangelion diputar di studio yang sama. Setelah beli makan buat si Ting Ting yang kelaparan, kami kembali ke studio untuk menikmati film gundam Jepang itu. Sedangkan jam di hape saya sudah menunjukkan pukul 21.45 (kalau ande saya tahu saya sedang di blitz saat itu, bisa mimpi-mimpi buruk lagi dia hehehe…. ;p).Seperti yang sudah saya prediksikan sejak awal, saya akan terkantuk-kantuk menonton film ini. BUKAAANNN… bukan karena film ini nggak menarik atau apa, tapi kayaknya animasi gundam sudah tidak lagi menarik perhatian saya. Animasi gundam terakhir yang membuat saya menoleh adalah Saint Seiya and it was sooo hundred years ago (hehe.. lebay ;p). Ditambah lagi film ini baru mulai diputar tepat jam setengah sepuluh, di mana saya seharusnya sudah mimik susu, Gosok gigi, cuci muka, cuci kaki, lalu tidurr.. ;p

Kalau dibaca dari reviewnya, Evangelion 1.0: You Are (Not) Alone ini merupakan pre-story dari film seri anime Neon Genesis Evangelion. Bercerita tentang kedatangan Shinji Ikari untuk pertama kalinya ke Tokyo 3. Saat itu dia baru saja ditinggal mati ibunya dan ayahnya entah berada di mana. Shinji melihat pertempuran antara Eva (perpaduan antara manusia, roh, dan mesin) yang diciptakan untuk melawan Angel, monster yang terus menerus datang untuk menghancurkan dunia. Ia hampir saja tertiban reruntuhan bangunan yang hancur karena pertempuran itu saat seorang wanita cantik menyelamatkannya. Wanita itu kemudian membawanya ke sebuah tempat yang diketahuinya sebagai tempat ayahnya bekerja. Di tempat itulah Eva dibuat.

Shinji sempat bertemu dengan ayahnya di sana. Dia yang sedang mengalami penurunan self esteem karena kematian ibunya dan kesendiriannya, harus menerima kenyataan bahwa dia merupakan salah satu anak yang terpilih sebagai pilot Eva. Hal ini tidak serta merta menumbuhkan rasa percaya dirinya, terlebih melihat sikap ayahnya yang masih saja menganggap kecil dirinya. Belum lagi perlakuan teman-teman sekolahnya yang dinilainya tak menghargai usahanya untuk menyelamatkan dunia ini. Shinji sempat ingin menyerah, namun pada akhirnya banyak kejadian yang membuatnya kembali bersemangat dan melanjutkan tugas mulianya itu.

Angel terakhir dalam film ini merupakan sebuah monster yang bisa mengubah-ubah bentuk tubuhnya menjadi banyak bangun ruang. Angel yang terakhir ini emang keren banget, saya yang nggak terlalu nyimak ceritanya dari awal akhirnya melek juga, penasaran gimana caranya Eva dan Shinji mengalahkan Angel yang satu itu. Sayangnya, hari ini saya sudah lupa bagaimana prosesnya hahahaha….😀

Kepala saya nodding nodding sepanjang film ini. Nguantug abiss… hen kun… oh bushi… kun de hen… ;p

Demikian review dari saya, cukup sekian dan terimakasih…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s